BATURRADEN – Semangat kebangsaan dan kebersamaan anggota dewasa Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati terasa begitu kuat di tengah sejuknya kawasan Baturraden, Jumat (14/8/2026) pagi. Bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65, Kwarran Purwojati melaksanakan Apel Peringatan Hari Pramuka sebagai salah satu rangkaian kegiatan pembinaan dan penguatan sinergi jajaran Gerakan Pramuka di wilayah Purwojati.
Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat. Suasana pegunungan Baturraden yang sejuk menjadi latar tersendiri bagi para peserta yang mengikuti prosesi peringatan hari lahir Gerakan Pramuka tersebut. Seluruh peserta berdiri dalam barisan dengan penuh kedisiplinan, menunjukkan semangat untuk terus menjaga eksistensi dan mengembangkan Gerakan Pramuka di tingkat ranting.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 29 Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) dari berbagai pangkalan di wilayah Kwarran Purwojati. Para Kamabigus tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMK/MA. Kehadiran para pimpinan pangkalan tersebut menjadi gambaran kuatnya dukungan satuan pendidikan terhadap pembinaan kepramukaan sekaligus menunjukkan soliditas antarunsur dalam membangun Gerakan Pramuka di Purwojati.
Selain jajaran Kamabigus, apel juga dihadiri oleh unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Purwojati, di antaranya Ketua Harian Mabiran, Kak Aris, serta Anggota Harian Mabiran, Kak Anis. Turut hadir Ketua Kwarran Purwojati, jajaran pengurus, serta panitia kegiatan Orientasi Majelis Pembimbing (MABI) Tahun 2026 yang sejak sebelumnya mengikuti rangkaian kegiatan di kawasan Baturraden.
Pelaksanaan Apel Hari Pramuka ke-65 ini menjadi semakin istimewa karena dilaksanakan di luar ruangan dan menjadi bagian dari rangkaian Kemah Orientasi MABI Kwarran Purwojati Tahun 2026. Setelah mengikuti berbagai kegiatan pembinaan dan koordinasi, para peserta kembali dipersatukan dalam sebuah momentum peringatan Hari Pramuka yang sarat dengan nilai kebangsaan, pengabdian, dan persaudaraan.
Bagi Kwarran Purwojati, peringatan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tanggal 14 Agustus. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali menguatkan komitmen seluruh anggota dewasa dalam menjalankan tugas pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Ketua Harian Mabiran Purwojati, Kak Aris, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kembali komitmen dalam membangun pembinaan kepramukaan yang berkelanjutan.
“Apel Hari Pramuka ke-65 ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menegaskan kembali peran strategis Pramuka dalam mencetak kader pemimpin masa depan. Kehadiran para Kamabigus dari berbagai jenjang pendidikan menunjukkan bahwa pembinaan kepramukaan mendapatkan perhatian dan dukungan yang kuat dari setiap pangkalan,” ujar Kak Aris.
Menurutnya, keberadaan Kamabigus memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan kepramukaan di gugus depan. Kamabigus bukan hanya menjadi bagian dari struktur organisasi, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan dukungan, arahan, serta menciptakan lingkungan yang memungkinkan pembinaan peserta didik berjalan secara optimal.
“Peran Kamabigus di setiap pangkalan sangat vital. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma jangan hanya berhenti sebagai hafalan, tetapi harus benar-benar dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh peserta didik. Di situlah sebenarnya kekuatan pendidikan kepramukaan,” lanjut Kak Aris.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka Purwojati untuk menjadikan momentum Hari Pramuka sebagai titik penguatan semangat dalam menghadapi tantangan pembinaan generasi muda yang semakin kompleks. Perubahan zaman dan perkembangan teknologi menuntut pembina serta seluruh unsur organisasi untuk terus belajar, beradaptasi, dan menghadirkan kegiatan kepramukaan yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
“Energi positif yang kita rasakan di Baturraden pagi ini jangan berhenti di sini. Bawa semangat ini kembali ke pangkalan masing-masing. Mari kita terus bergerak bersama, memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas pembina, dan memajukan Pramuka Purwojati demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Sementara itu, kehadiran 29 Kamabigus dalam apel tersebut menjadi salah satu gambaran nyata bahwa semangat kebersamaan di lingkungan Kwarran Purwojati terus tumbuh. Para pimpinan pangkalan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga menjadi bagian penting dari gerakan bersama untuk memastikan kegiatan kepramukaan di masing-masing gugus depan dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi peserta didik.
Momentum Hari Pramuka ke-65 juga menjadi pengingat bahwa pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda. Kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, keberanian, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama merupakan nilai-nilai yang terus ditanamkan melalui berbagai aktivitas kepramukaan.
Dengan semangat yang dibangun dalam apel tersebut, Kwarran Purwojati berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi antara Kwarran, Mabiran, Kamabigus, pembina, dan seluruh unsur Gerakan Pramuka. Sinergi tersebut diharapkan mampu membawa pembinaan kepramukaan di Purwojati semakin maju, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter serta siap menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Baturraden akhirnya tidak hanya menjadi sebuah perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menyalakan semangat pengabdian. Dari sejuknya Baturraden, Pramuka Purwojati membawa pulang satu pesan penting: terus bergerak, terus mengabdi, dan terus membangun generasi masa depan.




Pramuka Purwojati Edukasi, Prestasi, Semangat Tanpa Henti!