Menyalakan Semangat Pengabdian, MTs SA Hidayatul Mubtadi’in Purwojati Satukan Perkemahan dan Bakti Sosial di Hari Pramuka ke-65

PURWOJATI – Semangat memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 terasa begitu kuat di Gugus Depan 16.3425–16.3426 pangkalan MTs SA Hidayatul Mubtadi’in Purwojati. Dalam rangka memperingati momentum tersebut, pangkalan Pramuka MTs SA Hidayatul Mubtadi’in menyelenggarakan Perkemahan Kamis–Jumat (Perkaju) sekaligus Penerimaan Tamu Penggalang pada Kamis–Jumat, 13–14 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan MTs SA Hidayatul Mubtadi’in Purwojati tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas VII sebagai peserta utama. Mereka didampingi oleh Dewan Penggalang yang bertugas membantu pelaksanaan kegiatan serta para Pembina Pramuka yang memberikan pendampingan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Perkaju dan Penerimaan Tamu Penggalang menjadi salah satu momentum penting bagi peserta didik kelas VII untuk mengenal lebih dekat dunia kepramukaan sekaligus memulai perjalanan mereka sebagai anggota Pramuka Penggalang di pangkalan MTs SA Hidayatul Mubtadi’in. Kegiatan tidak hanya dikemas dalam bentuk perkemahan, tetapi juga dipenuhi berbagai aktivitas edukatif yang mendorong kemandirian, kedisiplinan, kreativitas, kerja sama, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai persiapan peserta dan pelaksanaan Penerimaan Tamu Penggalang. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai kehidupan perkemahan, mulai dari mendirikan tenda, menjaga kebersihan lingkungan perkemahan, mengikuti kegiatan kelompok, hingga menjalankan berbagai aktivitas kepramukaan bersama regu masing-masing.

Suasana kegiatan semakin meriah dengan pelaksanaan jelajah alam yang mengajak peserta untuk mengembangkan ketangkasan, keberanian, kerja sama, serta kemampuan menyelesaikan tantangan bersama. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi peserta untuk membangun kekompakan dan rasa persaudaraan antarsesama anggota Pramuka.

Pada malam hari, peserta mengikuti Malam Ulang Janji yang berlangsung dalam suasana khidmat. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh peserta, Dewan Penggalang, dan Pembina Pramuka untuk kembali menghayati nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Di tengah suasana malam dan cahaya api unggun, peserta diajak melakukan refleksi serta meneguhkan kembali komitmen untuk menjadi Pramuka yang disiplin, bertanggung jawab, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran peserta bahwa menjadi Pramuka berarti siap belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Api unggun kemudian menjadi salah satu bagian yang memperkuat suasana kebersamaan. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias, sementara pentas seni menjadi ruang bagi mereka untuk menunjukkan kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

Memasuki hari kedua, semangat pengabdian ditunjukkan melalui kegiatan bakti sosial. Para peserta bergotong royong membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan di sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata penerapan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial, peserta tidak hanya belajar mengenai kepedulian secara teori, tetapi mendapatkan pengalaman langsung untuk berbagi dan membantu sesama. Hal tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Pramuka memiliki peran untuk hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Puncak rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan Upacara Hari Pramuka ke-65 yang diikuti oleh seluruh siswa, pembina, dan keluarga besar MTs SA Hidayatul Mubtadi’in Purwojati. Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Gerakan Pramuka sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen dalam melanjutkan nilai-nilai kepramukaan.

Dalam amanatnya, Kepala Madrasah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) memberikan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, Perkaju dan Penerimaan Tamu Penggalang bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu atau merayakan Hari Pramuka, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi peserta didik.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar perkemahan, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter unggul dan menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kalian telah membuktikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan adalah inti dari Gerakan Pramuka. Jadikanlah semangat ini sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Mabigus dalam amanatnya.

Ia juga berharap semangat yang telah tumbuh selama kegiatan dapat terus dipertahankan oleh seluruh peserta. Nilai kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, kepedulian, dan tanggung jawab yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti setelah perkemahan berakhir, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Dari kegiatan perkemahan, jelajah alam, pentas seni, Malam Ulang Janji, api unggun, hingga bakti sosial, seluruh kegiatan menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik dalam mengenal kehidupan Pramuka Penggalang secara lebih dekat.

Melalui Perkaju dan Penerimaan Tamu Penggalang ini, Gugus Depan 16.3425–16.3426 MTs SA Hidayatul Mubtadi’in Purwojati menunjukkan bahwa peringatan Hari Pramuka dapat dikemas menjadi kegiatan yang edukatif, menyenangkan, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peserta didik dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi anggota baru untuk terus aktif dalam kegiatan kepramukaan, mengembangkan potensi diri, serta menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, dan siap memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *