KEBASEN — Semangat kebersamaan dan dukungan terhadap kontingen Estafet Tunas Kelapa (ETK) terus ditunjukkan oleh keluarga besar Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Purwojati. Pada Jumat (4/9/2026), jajaran Kwarran Purwojati bersama anggota Pramuka dari berbagai golongan turut hadir memberikan semangat kepada para peserta Estafet Tunas Kelapa yang melintas di sekitar Lapangan Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan cheering yang berlangsung meriah. Suasana di sekitar lokasi menjadi semakin semarak dengan hadirnya tim kenthongan yang terdiri atas berbagai unsur Gerakan Pramuka, mulai dari Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak, anggota dewasa atau pembina, hingga beberapa unsur pengurus Kwartir Ranting Purwojati. Perpaduan berbagai golongan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian keluarga besar Pramuka Purwojati terhadap kegiatan ETK.
Irama kenthongan yang dimainkan secara bersama-sama menjadi penyemangat tersendiri bagi kontingen Estafet Tunas Kelapa. Ketukan demi ketukan dimainkan dengan penuh energi untuk membangun suasana positif sekaligus memberikan dukungan moral kepada para peserta yang sedang menjalankan perjalanan estafet. Kehadiran tim cheering menjadi bukti bahwa perjuangan peserta ETK tidak berjalan sendirian, karena di sepanjang perjalanan terdapat keluarga besar Pramuka yang terus memberikan dukungan.
Selain memberikan semangat melalui cheering, keluarga besar Kwarran Purwojati juga menunjukkan kepedulian dengan membagikan minuman isotonik kepada peserta Estafet Tunas Kelapa. Pemberian tersebut menjadi bentuk perhatian sederhana namun bermakna, terutama untuk membantu peserta tetap bersemangat setelah menempuh perjalanan. Senyum, sapaan, dan dukungan yang diberikan turut menciptakan suasana hangat antara peserta ETK dengan anggota Pramuka yang berada di lokasi.
Kegiatan cheering tersebut juga dihadiri langsung oleh Ketua Kwartir Ranting Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, serta Waka Abdiman, Kak Juki Tarwoko. Kehadiran jajaran pimpinan Kwarran menjadi bentuk dukungan langsung sekaligus motivasi bagi seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan cheering.
Keterlibatan anggota muda dan anggota dewasa dalam satu kegiatan menjadi pemandangan menarik. Pramuka Penggalang dan Penegak bersama para pembina serta unsur pengurus Kwarran berbaur untuk menjalankan peran masing-masing. Ada yang memainkan kenthongan, memberikan aba-aba, menyiapkan minuman, hingga memberikan dukungan kepada peserta ETK yang melintas.
Bagi Kwarran Purwojati, kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan keramaian di tepi perjalanan. Cheering menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas, persaudaraan, dan dukungan antaranggota Gerakan Pramuka. Setiap ketukan kenthongan yang terdengar menjadi simbol bahwa semangat Pramuka dapat menyatukan berbagai golongan dalam satu tujuan.
Kak Sodiqun Wahab menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan kepada kontingen Estafet Tunas Kelapa. Menurutnya, semangat kebersamaan seperti ini merupakan bagian penting dari kehidupan Gerakan Pramuka.
“Hari ini kita hadir bukan hanya untuk membuat suasana menjadi ramai, tetapi untuk menunjukkan bahwa kontingen Estafet Tunas Kelapa memiliki keluarga besar yang selalu memberikan dukungan. Dari Penggalang, Penegak, pembina, sampai jajaran Kwarran, semuanya bisa berkumpul dan memberikan semangat bersama. Ini adalah bentuk kebersamaan yang harus terus kita jaga,” ujar Kak Sodiqun.
Ia juga mengapresiasi tim kenthongan yang telah mempersiapkan diri dan memberikan energi positif selama kegiatan cheering berlangsung.
“Saya berharap semangat yang kita berikan hari ini bisa menjadi tambahan tenaga dan motivasi bagi para peserta ETK. Terus jaga kesehatan, semangat dalam perjalanan, dan bawa nama baik Gerakan Pramuka. Kita mungkin berada di luar jalur perjalanan, tetapi dukungan kita bisa menjadi bagian dari semangat mereka untuk terus melangkah,” tambahnya.
Sementara itu, Kak Juki Tarwoko turut memberikan dukungan kepada seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam cheering menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan mampu menjadi ruang untuk membangun persaudaraan lintas golongan.
Suasana semakin meriah ketika para peserta ETK mulai melintas di sekitar lokasi. Tim cheering memberikan tepuk tangan, yel-yel, serta irama kenthongan sebagai sambutan dan penyemangat. Para peserta pun mendapatkan minuman isotonik yang telah disiapkan sebagai bentuk perhatian dari keluarga besar Kwarran Purwojati.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota muda untuk belajar bahwa Pramuka tidak hanya tentang mengikuti kegiatan di pangkalan, tetapi juga tentang hadir, mendukung, dan peduli terhadap sesama anggota. Sementara bagi anggota dewasa, keterlibatan dalam kegiatan menjadi bentuk keteladanan dalam membangun budaya gotong royong dan kebersamaan.
Dari kegiatan sederhana di sekitar Lapangan Desa Tumiyang tersebut, terlihat bahwa semangat Gerakan Pramuka tidak mengenal batas usia. Penggalang, Penegak, pembina, dan pengurus Kwarran dapat berdiri bersama dalam satu barisan untuk memberikan dukungan kepada para peserta Estafet Tunas Kelapa.
Kwartir Ranting Purwojati berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan cheering ini dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari setiap kegiatan kepramukaan. Dukungan sekecil apa pun dapat memiliki arti besar ketika dilakukan bersama-sama.
Hari ini, kenthongan ditabuh bukan sekadar menghasilkan irama. Ia menjadi suara dukungan, suara persaudaraan, dan suara semangat keluarga besar Pramuka Purwojati untuk mengiringi langkah kontingen Estafet Tunas Kelapa. Terus melangkah, terus semangat, dan jangan berhenti berkarya! ⚜️🥁💪


Pramuka Purwojati Edukasi, Prestasi, Semangat Tanpa Henti!