Karang Pamitran Kwarran Purwojati Jadi Ruang Silaturahmi dan Penguatan Peran Kamabigus

BATURRADEN – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Purwojati kembali memperkuat komunikasi dan sinergi bersama para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) melalui kegiatan Karang Pamitran yang dilaksanakan di sela-sela rangkaian Orientasi Majelis Pembimbing (MABI) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gubug Delimor, Baturraden, pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB.

Karang Pamitran diikuti oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) dari 30 pangkalan yang berada di bawah naungan Kwarran Purwojati. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum komunikasi untuk membahas berbagai perkembangan, program, serta kebutuhan pembinaan kepramukaan di masing-masing gugus depan.

Kegiatan dipandu oleh Kak Neysa Dika Putri dan dihadiri oleh Ketua Harian MABI Kwarran Purwojati, Kak Aris Hidayatno, S.P., Anggota Harian MABI Kak Anis Septiani, M.Pd., Ketua Kwarran Purwojati Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD., jajaran pengurus Kwarran, serta para Kamabigus dari berbagai pangkalan.

Dorong Komunikasi yang Positif

Dalam arahannya, Kak Aris Hidayatno mengajak seluruh peserta untuk membangun komunikasi yang positif, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di Gerakan Pramuka.

Menurutnya, setiap perkataan dan informasi yang disampaikan dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, komunikasi perlu dibangun dengan sikap bijaksana, bertanggung jawab, dan mengedepankan hal-hal yang memberikan manfaat.

“Apa yang kita sampaikan, usahakan merupakan hal-hal yang positif agar yang terjadi dalam kehidupan kita juga hal-hal baik yang menyertai. Mental dan teknologi akan membentuk sikap, sehingga kita harus mampu menyikapinya dengan bijak,” ujar Kak Aris Hidayatno.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan zaman membawa tantangan baru dalam pembinaan peserta didik. Para pembina dan anggota dewasa Gerakan Pramuka dituntut untuk terus belajar dan menyesuaikan pola pembinaan dengan karakter generasi saat ini.

“Kita tidak boleh berhenti belajar karena tantangan kita adalah adik-adik peserta didik kita. Pesan yang kita sampaikan harus dilakukan dengan cara yang bijak, baik, dan sesuai dengan zamannya,” tambahnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi pembina maupun Kamabigus bukan hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk memahami perkembangan peserta didik dan lingkungan pendidikan.

Penguatan Pemahaman Organisasi Gerakan Pramuka

Agenda kemudian dilanjutkan dengan materi organisasi yang disampaikan oleh Ketua Kwarran Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd.SD. Materi yang diberikan berkaitan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka.

Penyampaian materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para Kamabigus mengenai dasar organisasi, tata kelola, serta arah penyelenggaraan Gerakan Pramuka di tingkat gugus depan.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Sodiqun juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas dan kualifikasi pembina Pramuka di setiap pangkalan.

Menurutnya, pembinaan peserta didik yang berkualitas membutuhkan pembina yang juga terus mengembangkan kompetensinya. Oleh karena itu, dukungan Kamabigus terhadap pengembangan kapasitas pembina menjadi bagian penting dalam keberlangsungan kegiatan kepramukaan.

“Pembina di pangkalan perlu terus meningkatkan kualifikasinya. Karena itu, peran Kamabigus sangat penting untuk memberikan dukungan kepada pembina Pramuka agar dapat mengikuti KMD maupun KML dan meningkatkan kompetensinya,” ungkap Kak Sodiqun Wahab.

Ia berharap setiap pangkalan di Kwarran Purwojati dapat terus mendorong pembinanya untuk meningkatkan kemampuan, mengikuti pendidikan dan pelatihan kepramukaan, serta menerapkan hasil pembelajaran dalam kegiatan bersama peserta didik.

Evaluasi Lomba Kwarran Tergiat dan Program Mendatang

Selain materi organisasi, Kak Sodiqun juga menyampaikan hasil pelaksanaan Lomba Kwartir Ranting Tergiat (LKT) yang telah dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Penyampaian hasil kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi bersama sekaligus bahan untuk melihat perkembangan organisasi Kwarran Purwojati. Evaluasi diharapkan tidak hanya menjadi catatan mengenai hasil penilaian, tetapi juga menjadi dasar untuk melakukan perbaikan dan peningkatan program pada masa mendatang.

Sejumlah rencana kegiatan Kwarran Purwojati juga turut disampaikan dalam forum tersebut. Salah satunya adalah persiapan kegiatan Pramuka Garuda yang akan dilaksanakan sesuai dengan agenda Kwartir Cabang Banyumas.

Dengan adanya penyampaian program secara langsung kepada para Kamabigus, diharapkan setiap pangkalan dapat mengetahui agenda Kwarran sekaligus mempersiapkan dukungan yang diperlukan.

Transparansi Keuangan dan Diskusi Bersama

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan keuangan Kwarran Purwojati oleh Kak Megawati. Laporan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keterbukaan dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi.

Setelah penyampaian laporan, forum memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Para Kamabigus diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun berbagai persoalan yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan kepramukaan di pangkalan masing-masing.

Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian adalah rencana penerapan iuran anggota dewasa yang akan mulai diberlakukan pada tahun ini. Pembahasan dilakukan untuk memperoleh pemahaman bersama sekaligus memastikan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan terkoordinasi.

Selain itu, forum juga membahas berbagai kegiatan Kwarran Purwojati beserta kebutuhan anggaran dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pembahasan tersebut diharapkan dapat membantu setiap unsur memahami kebutuhan kegiatan sekaligus memperkuat perencanaan program.

Perkuat Gotong Royong untuk Kemajuan Pramuka Purwojati

Karang Pamitran bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara Kwarran dengan seluruh gugus depan. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai kendala dapat dibicarakan bersama dan dicarikan solusi secara gotong royong.

Kamabigus memiliki posisi strategis dalam mendukung pembinaan kepramukaan di pangkalan. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan pembina, dukungan terhadap kegiatan peserta didik, penyediaan sarana prasarana, serta keterlibatan aktif dalam pengembangan gugus depan.

Kwarran Purwojati berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan Karang Pamitran dapat terus dilanjutkan dalam berbagai program berikutnya. Dengan komunikasi yang semakin kuat antara MABI, Kwarran, Kamabigus, pembina, dan gugus depan, Gerakan Pramuka di Purwojati diharapkan semakin solid, produktif, dan mampu memberikan pembinaan terbaik bagi peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam membangun Gerakan Pramuka yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *