PURWOJATI — Kwartir Ranting (Kwarran) Purwojati menggelar rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan pada Festival Pramuka Banyumas Tahun 2026. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyatukan persiapan, pembagian tugas, serta konsep yang akan dibawa Kwarran Purwojati dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 8–10 September 2026 di Stadion GOR Satria Purwokerto.
Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus harian Kwartir Ranting Purwojati, para Wakil Ketua (Waka), anggota Dewan Kerja Ranting (DKR), serta Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Purwojati, Kak Tursiman, S.Sos. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan persiapan Festival Pramuka dapat dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kwartir Ranting Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, S.Pd. Dalam sambutannya, Kak Sodiqun menyampaikan bahwa Kwarran Purwojati merupakan salah satu kwartir yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Banyumas. Oleh karena itu, keikutsertaan dalam Festival Pramuka Banyumas 2026 perlu dipersiapkan dengan baik agar dapat memberikan kontribusi sekaligus menampilkan potensi yang dimiliki wilayah Purwojati.
Menurut Kak Sodiqun, keikutsertaan dalam festival bukan hanya sebatas memenuhi undangan kegiatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi, kegiatan, karya, serta capaian Gerakan Pramuka di wilayah Kwartir Ranting Purwojati kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kwarran Purwojati merupakan Kwarran yang aktif dalam berpartisipasi mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Kwarcab Banyumas. Karena itu, dalam Festival Pramuka Banyumas 2026 ini kita perlu bekerja sama, baik dengan Kecamatan maupun DKR, agar kehadiran Purwojati benar-benar dapat memberikan warna dan menunjukkan potensi yang kita miliki,” ujar Kak Sodiqun.
Ia menambahkan bahwa diperlukan koordinasi yang solid antara pengurus Kwarran, unsur Kecamatan, DKR, serta pihak-pihak lain yang dapat mendukung pelaksanaan festival. Dengan waktu persiapan yang relatif singkat, seluruh unsur diharapkan dapat bergerak cepat dan mengambil peran sesuai tugas masing-masing.
Selanjutnya, Kak Tursiman, S.Sos. selaku Mabiran Purwojati menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kwartir Ranting Purwojati yang telah cepat tanggap menyikapi agenda dari Kwartir Cabang Banyumas. Menurutnya, rapat koordinasi yang segera dilakukan menjadi langkah positif agar persiapan dapat dilakukan secara terarah meskipun waktu yang tersedia cukup terbatas.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus harian dan pengurus Kwarran Purwojati yang sudah cepat tanggap menyikapi kegiatan dari Kwarcab dengan melaksanakan rapat untuk mempersiapkan Festival Pramuka Banyumas 2026,” tutur Kak Tursiman.
Dalam arahannya, Kak Tursiman juga mendorong agar Kwarran Purwojati dapat memanfaatkan kesempatan Festival Pramuka dengan menghadirkan stand atau bazar yang mampu menampilkan berbagai potensi yang ada di wilayah Purwojati. Menurutnya, stand tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil karya, usaha, produk unggulan, maupun berbagai capaian yang telah dimiliki Kwarran Purwojati.
Beberapa gagasan yang muncul antara lain menampilkan produk berbasis potensi lokal seperti puding kelapa, melon hidroponik, maupun berbagai kerajinan yang terdapat di wilayah Purwojati. Selain itu, berbagai piagam atau penghargaan yang pernah diperoleh Kwartir Ranting Purwojati juga dapat ditampilkan sebagai bagian dari dokumentasi capaian organisasi.
Kak Tursiman juga membuka peluang agar Kwarran Purwojati dapat menggandeng para pelaku usaha dan pengusaha yang berada di wilayah Purwojati untuk ikut berpartisipasi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat stand yang ditampilkan tidak hanya mencerminkan kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu memperkenalkan potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat Purwojati.
Festival Pramuka Banyumas 2026 sendiri akan berlangsung selama tiga hari, yaitu 8–10 September 2026. Dengan waktu pelaksanaan yang sudah semakin dekat, seluruh unsur yang terlibat perlu segera melakukan persiapan agar konsep yang disepakati dapat direalisasikan secara maksimal.
Dalam rapat tersebut juga dibahas teknis pelaksanaan Festival Pramuka Banyumas 2026. Banyumas telah ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan upacara peringatan Hari Pramuka, sehingga rangkaian festival menjadi salah satu agenda penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur Gerakan Pramuka.
Untuk 8 September, agenda difokuskan pada persiapan. Sementara pada 9 September, kegiatan akan menghadirkan peserta Pramuka dalam jumlah besar. Pada sesi pagi pukul 08.30–11.00 WIB direncanakan diikuti sekitar 1.500 Pramuka Penegak dan Penggalang, kemudian sesi siang pukul 13.00–16.30 WIB kembali melibatkan sekitar 1.500 Pramuka Penegak dan Penggalang.
Besarnya jumlah peserta yang akan hadir menjadi salah satu alasan penting bagi Kwarran Purwojati untuk menyiapkan stand dengan konsep yang menarik, informatif, dan mampu memberikan gambaran mengenai aktivitas serta potensi yang dimiliki Kwartir Ranting Purwojati.
Dalam pembahasan konsep pameran, rapat juga mengidentifikasi sejumlah pilar konten pameran yang dapat menjadi acuan dalam menyiapkan materi stand. Pilar tersebut meliputi pamflet Kwartir Ranting, hasil karya atau usaha Kwartir Ranting, infrastruktur data sarana dan prasarana, administrasi serta dokumen pendukung, multimedia dan alat penunjang, serta UMKM.
Keenam unsur tersebut diharapkan dapat dikemas secara menarik sehingga pengunjung tidak hanya melihat stand sebagai tempat memajang informasi, tetapi juga dapat memperoleh gambaran mengenai bagaimana Gerakan Pramuka berjalan dan berkembang di wilayah Kwartir Ranting Purwojati.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan dan memastikan seluruh unsur memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan keikutsertaan Kwarran Purwojati dalam Festival Pramuka Banyumas 2026. Kolaborasi antara pengurus harian, para Waka, DKR, Mabiran, Kecamatan, hingga pelaku usaha diharapkan mampu menghasilkan konsep festival yang mencerminkan semangat dan potensi Purwojati.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Kwartir Ranting Purwojati berkomitmen untuk mempersiapkan keikutsertaan dalam Festival Pramuka Banyumas 2026 secara maksimal. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya anggota Gerakan Pramuka, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi daerah, menampilkan kreativitas, memperkuat jejaring, serta membangun kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan masyarakat.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, semangat “bergerak bersama” menjadi kunci utama. Setiap ide, tenaga, karya, dan dukungan yang diberikan akan menjadi bagian dari upaya membawa nama baik Kwartir Ranting Purwojati dalam Festival Pramuka Banyumas 2026.
Saatnya Purwojati tampil, berkolaborasi, dan menunjukkan potensi terbaiknya di Festival Pramuka Banyumas 2026! ⚜️






Pramuka Purwojati Edukasi, Prestasi, Semangat Tanpa Henti!