Kemah Orientasi MABI Purwojati Resmi Dibuka, Satukan Langkah Perkuat Pembinaan Kepramukaan

BATURADEN — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Purwojati resmi membuka kegiatan Kemah Orientasi Majelis Pembimbing (MABI) di Bumi Perkemahan Gubug Delimor, Baturaden, Kamis (13/8/2026) pukul 14.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Agustus 2026, ini diikuti 41 peserta dari unsur Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SD, MI, SMP, MTs, SMK, dan MA, unsur Mabiran, Kwarran Purwojati, serta panitia pelaksana. Kemah Orientasi MABI tersebut diselenggarakan sebagai upaya memperkuat pemahaman, peran, serta sinergi antara Majelis Pembimbing, pembina, dan unsur organisasi Gerakan Pramuka. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin memahami tugas dan fungsi masing-masing dalam mendukung pembinaan peserta didik atau andik di gugus depan maupun kwartir. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta akan mengikuti sejumlah agenda, di antaranya outdoor management games, materi pengelolaan gugus depan, pengelolaan keuangan kwartir, serta materi mengenai kolaborasi antara pembina dan Majelis Pembimbing Gugus Depan. Pada acara pembukaan, panitia juga menyampaikan penjelasan mengenai rundown dan rangkaian kegiatan selama kemah berlangsung. Ketua Majelis Pembimbing Ranting Purwojati, Kak Tursiman, menekankan pentingnya pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi Kamabigus serta Mabiran dalam mendukung keberlangsungan dan kemajuan organisasi Gerakan Pramuka. Menurutnya, keberadaan majelis pembimbing memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan, arahan, pertimbangan, serta membantu terselenggaranya pembinaan kepramukaan secara berkelanjutan. “Kamabigus dan Mabiran memiliki tugas dan fungsi masing-masing yang saling berkaitan. Dukungan dan keterlibatan aktif dari majelis pembimbing menjadi bagian penting agar kegiatan pembinaan kepramukaan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi perkembangan peserta didik,” ujar Kak Tursiman dalam sambutannya. Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Purwojati, Kak Sodiqun Wahab, menyampaikan bahwa gagasan pelaksanaan Kemah Orientasi MABI sebenarnya telah direncanakan sejak sekitar enam tahun lalu. Namun, rencana tersebut baru dapat diwujudkan pada tahun 2026 melalui kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, kegiatan yang sudah direncanakan sejak kurang lebih enam tahun lalu akhirnya dapat terselenggara. Ini merupakan hasil kerja sama banyak pihak, dengan pembiayaan yang berasal dari anggaran Kwarran dan iuran gugus depan. Semoga kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi langkah baik bagi Gerakan Pramuka di Purwojati,” kata Kak Sodiqun Wahab. Ketua Panitia Pelaksana, Kak Titik Rokhayati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan Kemah Orientasi MABI masih terdapat kekurangan. “Terima kasih kepada seluruh kakak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti kegiatan ini. Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan tentu masih terdapat kekurangan. Mohon maaf atas segala keterbatasan, dan mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk belajar, berbagi, serta semakin menguatkan semangat kepramukaan,” tutur Kak Titik Rokhayati. Ketua Harian Mabiran Purwojati, Kak Aris Hidayatno, menilai kegiatan Kemah Orientasi MABI dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman para anggota majelis pembimbing. Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada para pembina, kemudian berdampak positif terhadap kualitas pembinaan andik di gugus depan. “Kegiatan ini kami harapkan menjadi awal untuk meningkatkan kompetensi MABI. Apa yang diperoleh dari kegiatan ini nantinya dapat mendukung para pembina, kemudian bermuara pada pembinaan andik yang lebih baik. Dengan kebersamaan dan peningkatan kualitas seluruh unsur, semoga Purwojati dapat terus berprestasi, termasuk dalam menghadapi Lomba Kwartir Tergiat,” ungkap Kak Aris Hidayatno. Melalui Kemah Orientasi MABI, Kwartir Ranting Purwojati berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara Mabiran, Kamabigus, pembina, dan seluruh unsur Gerakan Pramuka. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembinaan kepramukaan yang lebih terarah, profesional, serta mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter dan berprestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *